Ditbinmas Polda Banten Gelar Pelatihan Tracer Kepada Komunitas Binaan Polda Banten

Polres Pandeglang, Serang – Ditbinmas Polda Banten menggelar pelatihan tracer Covid-19 kepada Komunitas binaan Polda Banten yaitu FKPPI, KNPI dan RAPI dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 yang bertempat di Aula Serbaguna Mapolda Banten yang dihadiri 120 peserta pada Rabu (29/12)

Adapun narasumber di pelatihan tracer covid-19 tersebut ialah Kaur DVI Subbiddokpol Biddokkes Polda Banten dr. Alfin F.  Harahap serta Ratnasari dan Andi Fildza Rafiza merupakan Staf Bid Survaillance Dinkes Provinsi Banten.

Dirbinmas Polda Banten AKBP Sofwan Hermanto mengatakan pelatihan tracer ini adalah langkah sinergitas antara Polda Banten dengan rekan-rekan Komunitas dari FKPPI, KNPI dan RAPI dalam upaya penanganan covid-19 di daerah hukum Polda Banten,“Hari ini Ditbinmas Polda Banten melaksanakan pelatihan tracer covid-19 kepada perwakilan anggota FKPPI, KNPI dan RAPI. Dimana pelatihan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri dengan Komunitas/Ormas sebagai upaya dalam penanganan covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan peserta pelatihan, atas kesediaannya dalam membantu tugas-tugas Polri kedepan, salah satunya sebagai tracer covid-19,” terang Sofwan.

Saat ini upaya penanganan pandemi Covid-19 yang menjadi fokus atensi pemerintah adalah program percepatan vaksinasi Covid-19. Berbagai inovasi untuk meningkatkan vaksinasi banyak dilakukan mulai dari pemberian sembako, vaksinasi massal oleh berbagai pihak baik itu instansi maupun lembaga bahkan oleh komunitas-komunitas masyarakat sampai dengan vaksinasi Door To Door yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan vaksinasi yang terus gencar dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam membentuk Herd Immunity masyarakat terhadap Virus Covid-19, Besar harapan pemerintah agar masyarakat kembali dapat beraktifitas sebagaimana mesti nya dan kembali dapar menggulirkan roda perekonomian Negara,”ujar Sofwan

Lebih lanjut, Sofwan menjelaskan bahwa pelatihan ini tujuannya untuk menyiapkan tenaga tracer Covid-19 yang nantinya akan membantu tugas satgas covid-19 dalam percepatan penanggulangan penyebaran virus covid-19 di Provinsi Banten.

“Salah satu peran dari kelompok-kelompok masyarakat adalah sebagai Tracer Covid-19, yang bertujuan untuk melacak dan memutus rantai penularan Covid-19, petugas Tracer Covid-19 bukan hanya tenaga kesehatan saja boleh dibentuk juga dari komunitas/ormas secara sukarela dan mendapatkan pelatihan Tracer. Komunitas/Ormas yang dilatih menjadi Tracer Covid-19 diharapkan tidak memiliki penyakit penyerta (Komorbid) untuk antisipasi penularan Covid-19”, ucapnya.

“Mungkin para peserta yang hadir saat ini sudah mendengar kabar terbaru terkait Virus Covid-19 yang terbaru varian Omicron atau ( B.1.1.592 ) yang saat ini sudah menyebar dibeberapa Negara bahkan si Negara kita pun sudah ditemukan adanya Suspect Covid-19 varian Omicron, oleh karena itu wajib lebih berdisiplin dalam menjalankan Protokol kesehatan dan wajib melaksanakan vaksin lengkap bagi yang memenuhi syarat vaksinasi karena dapat menumbuhkan immunitad dalam diri masyarakat sehingga dapat mengurangi resiko terhadap virus Covid-19”, imbuh Sofwan.

Sinergitas yang terjalin antara semua pihak bersama komunitas/ kelompok-kelompok masyarakat sangat membantu dalam merealisasikan strategi pengendalian Covid-19 yang diterapkan oleh pemerintah, mengingat keterbatasan jumlah personel Nakes, TNI dan POLRI, diharapkan dengan peran serta seluruh elemen masyarakat dapat segera menumbuhkan Herd Immunity masyarakat dan semua aspek kehidupan dapat berjalan sesuai dengan semestinya.

Diharapkan kepada rekan-rekan yang telah mendapatkan pelatihan tracer hari ini harus benar-benar serius dalam pelaksanaanya, sehingga memberikan dampak positif bagi penanganan dan pencegahan kasus Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.