NAIKKAN TARIF HINGGA LEBIH DARI 2 KALI LIPAT, POLRES PANDEGLANG TINDAK SUPIR NAKAL

Banyaknya pemudik dari luar kota menuju kampong halamannya membuat beberapa oknum supir nakal mencari kesempatan dalam kesempitan. Kenaikan tarif angkutan umum menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H terjadi di kab. Pandeglang oleh beberapa oknum supir angkutan umum. Besarannya lebih dari 100 persen dari tarif normal.
Budi saputra, salah satu masyarakat pandeglang yang akan berangkat ke Jakarta untuk berbelanja kebutuhan lebaran mengatakan bahwa masih banyak oknum angkutan umum yang meminta tarif di luar kebijakan yang diberikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang.
“pada hari biasa tarif angkutan umum dari pandeglang-jakarta biasanya hanya 30.000 rupiah, namun pada saat menjelang lebaran ini tarif naik menjadi 2 kali lipat berkisar antara 60.000 s/d 70.000, dan kami sebagai masyarakat merasa di rugikan dan di resahkan dengan kelakuan para supir nakal ini” ungkap Budi.
Keterangan dari salah satu penumpang yang kami temui di lain tempat lebih meresahkan. Ia menuturkan bahwa ia menumpang di angkutan umum dari Jakarta ke pandeglang, dengan tarif yang biasanya hanya 30.000 rupiah, kini menjelang lebaran ia harus membayar sampai 150.000 rupiah.
Polres Pandeglang yang melaksanakan penyelidikan langsung ke lapangan, langsung dengan sigap menindak supir-supir nakal yang meresahkan para masyarakat yang ingin menumpang angkutan umum.
Kapolres Pandeglang Polda Banten melalui Kasat Reskrim AKP dedi menerangkan bahwa seorang supir dan seorang kendek salah satu bus di pandeglang telah di amankan oleh Polres Pandeglang terkait dengan kenaikan tarif yang tidak mengikuti peraturan.
“hari ini kami mengamankan supir dan kendek salah satu bus di pandeglang, kami juga membawa beberapa penumpang sebagai saksi untuk di mintai keterangan terkait dengan kenaikan tarif tanpa mengikuti harga trayek yang sudah di tentukan” ungkap Kasat Reskrim Polres Pandeglang.
“dari beberapa penumpang yang kami bawa ke polres untuk di mintai keterangan, mereka menjelaskan sangat di rugikan Karena kelakuan oknum supir nakal ini. Setelah kami mintai keterangan mereka kami antarkan ke terminal kadubanen untuk di naikkan ke bus lain sesuai tujuannya. dan 2 orang supir beserta keneknya masih kita mintai keterangan lebih lanjut di polres pandeglang” tutup kasat reskrim.

By masan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.