Polda Banten Gelar Anev Pencapaian Vaksinasi dan Gangguan Kamtibmas

Pandeglang, Serang- Karoops Polda Banten Kombes Pol A.Roemtaat melaksanakan Analisa dan Evaluasi (Anev) gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan pencapaian vaksinasi di Ruang Vicon Polda Banten pada Senin (10/01).

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari, Pejabat Utama Polda Banten serta para Kapolres jajaran Polda Banten yang mengikuti melalui Vicon.

Karoops menyampaikan bahwa gangguan Kamtimbas pada minggu pertama bulan Januari 2022 mengalami kenaikan 26 kasus atau 93% dibanding minggu sebelumnya bulan Desember 2021, yakni 28 kasus menjadi 54 kasus. Jumlah kejadian paling banyak terjadi di Polresta Tangerang sebanyak 14 kasus, Polres Cilegon 12 Kasus, Polres Lebak 9 kasus, Polda Banten 8 kasus, Polres Serang Kota 6 Kasus, Polres Pandeglang 3 kasus dan Polres Serang 2 Kasus. Kemudian berdasarkan lokasi kejadian paling banyak terjadi di pemukiman 27 kasus dan di linkungan perkantoran sebanyak 17 kasus.

Karoops Polda Banten juga menyampaikan untuk kejadian kecelakaan lalu lintas pada minggu pertama bulan Januari juga mengalami kenaikan 15 kasus atau 167%, dari 9 kasus pada minggu ke lima Bulan Desember 2021 menjadi 24 kasus pada minggu pertama bulan Januari 2022. Dari jumlah kejadian tersebut paling banyak terjadi di daerah hukum Polres Serang yaitu 10 kasus, Polres Pandeglang 5 kasus, Polres Serang Kota dan Polres Tangerang masing-masing 4 kasus dan Polres Lebak 1 kasus, sedangkan Polres Cilegon tidak ada kejadian.

Karoops Polda Banten pada kesempatan tersebut juga menyampaikan tentang capaian vaksinasi di wilayah hukum Polda Banten sampai dengan tanggal 6 Januari sebesar 80.66% pada Dosis I dan 54,91% pada Dosis II. “Benar bahwa capaian vaksinasi di wilayah hukum Polda Banten sampai dengan tanggal 6 Januari 2022 sebesar 80,66% pada Dosis I dan 54,91% pada Dosis II,” tutup Roemtaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.